Selasa, 06 Maret 2012

Bahasa Alay Merusak Bahasa Indonesia


KARYA

Ilmiah

____________________

Bahasa Alay Merusak Bahasa Indonesia

Dibuat oleh :

o Firda Qurrota A’yun (16)

o Galuh Intan Kusumawardhani (17)

o Lovita Putri Ramdhani (25)

o Ringgi Maulita Rizki (33)

Kata Pengantar_____________________________

Puji syukur kami ucapkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua, yang akhirnya kami bisa membuat karya ilmiah Bahasa Alay Merusak Bahasa Indonesia. Karya ilmiah ini merangkum berbagai masalah – masalah tentang bahasa kita, bahasa Indonesia yang semakin merusak kaidah yang ada.

Karya Ilmiah ini dibuat sedemikian rupa agar masyarakat Indonesia bias memahami dan dapat mencegah perusakan Bahasa Indonesia, walaupun mulai dari hal kecil.

Semoga karya ilmiah ini berguna. Lindungilah bahasa kita, mulailah dengan hal kecil. Supaya Negara kita tidak dianggap sebagai Negara tertinggal.

Bab I

Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Bahasa merupakan sarana penting yang dimiliki manusia dalam berkomunikasi, bekerja sama dan mengidentifikasi diri. Bahasa memiliki fungsi perorangan member kesempatan kepada pembicara untuk mengekspresikan perasaan, emosi pribadi, serta reaksi-reaksi yang mendalam, fungsi instrumental menghasilkan kondisi-kondisi tertentu dan menyebabkan terjadinya peristiwa-peristiwa tersebut, regulasi mengatur peristiwa, representasi membuat pernyataan-pernyataan, menyampaikan fakta-fakta dan pengetahuan, menjelaskan, atau melaporkan realitas yang sebenarnya.

Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan Indonesia yang memiliki fungsi dan kedudukan. Fungsi pertama, bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional, lambang kebanggaan nasional, lambang identitas nasional, alat pemersatu berbagai masyarakat, dan alat perhubungan antarbudaya antar daerah. Fungsi kedua, bahasa Indonesia berfungsi sebagai bahasa resmi kenegaraan yang tercantum dalam UUD 1945, bab XV, pasal 36 : Bahasa Negara ialah bahasa Indonesia.

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, bahasa Indonesia juga mengalami perkembangan. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menunjukkan jati dirinya dalam peradaban manusia dewasa ini. Diawali dari perkembangan computer, telepon seluler, hingga internet yang terus juga berkembang, semakin memudahkan masyarakat dalam berkomunikasi, bekerjasama, mengindentifikasi diri, dan berekspresi.

Perkembangan jaman dan perubahan teknologi informasi dan komunikasi secara tidak langsung membawa perubahan dalam bahasa Indonesia, tidak hanya bahasa Indonesia saja tetapi juga bahasa-bahasa daerah yang ada di Indonesia. Perubahan tersebut tampak pada kalangan remaja, saat pengiriman short message service (SMS), berkomunikasi dengan dunia maya dengan facebook atau twitter. Penulisan dengan banyak penyingkatan, huruf kecil dan besar, huruf dan angka, ataupun dengan isilah-istilah alay lainnya, Contohnya 5Lmt p6! 5tNy mk4N bbr 4Ym Dp4N toK An63rH.. yang artinya selamat pagi! Saatnya makan bubur ayam depan took anugerah. Penggunaan manipulasi tulisan dan tanda baca menyebabkan sulitnya pembaca dan akan terlihat banyak penyimpangan-penyimpangan.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, agar penelitian ini jelas dan lebih terarah maka dapat dirumuskan masalah penelitian sebagai berikut :

1) Apakah bahasa itu?

2) Apa macam-macam bahasa?

3) Bagaimana bentuk-bentuk bahasa alay?

4) Apa kendala menggunakan bahasa alay?

5) Apa maksud dan tujuan menggunakan bahasa alay?

1.3 Pembatasan Masalah

Dari pengindentifikasi beberapa masalah di atas dapat dilakukan pembatasan masalah menjadi :

1) Dalam penerapannya baik diucapkan atau ditulis bahasa alay sangat menyulitkan bagi siapa saja yang membacanya. Karena membutuhkan waktu yang lama untuk mengertinya

2) Penggunaan bahasa alay secara terus menerus akan menyebabkan penggunaannya menjadi tulis dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

1.4 Tujuan Penulisan

Penulisan ini dilakukan untuk mendapatkan deskripsi yang jelas mengenai :

1) Dampak penggunaan bahasa alay

2) Hal-hal yang melatar belakangi penggunaan bahasa alay

Bab II

Pembahasan

2.1 Bahasa

Pertama, bahasa sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa symbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Kedua, bahasa adalah sistem komunikasi yang merupakan symbol-simbol vocal yang bersifat arbitrer. Berbagai pendapat tentang pengertian bahasa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia sebagai berikut :

§ Bahasa adalah Sistem lambang bunyi yg arbitrer, yg digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri.

§ Bahasa adalah percakapan (perkataan) yg baik, tingkah laku yg baik, sopan santun: baik budi-Nya

§ Bahasa adalah kode yang diterima secara social atau sistem konvesional untuk menyampaikan konsep melalui kegunaan simbol-simbol yang dikehendaki dan kombinasi simbol-simbol yang diatur oleh ketentuan.

§ Bahasa adalah sistem simbol bunyi yang bermakna dan berartikulasi (dihasilkan oleh alat ucap) yang bersifat arbitrer dan konvensional, yang dipakai sebagai alat berkomunikasi oleh sekelompok manusia untuk melahirkan perasaan dan pikiran.

§ Bahasa ialah komunikasi yang paling lengkap dan efektif untuk menyampaikan ide, pesan, maksud, perasaan dan pendapatan kepada orang lain.

2.2 Macam-macam Bahasa

Bahasa memiliki banyak macam yang diantaranya :

1. Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia digunakan 250 juta orang tetapi, belum termasuk penggunaan bahasa melayu di Brunei, Singapore, Malaysia, dan Thailand selatan.

Bahasa Indonesia memiliki dua bentuk yaitu bahasa resmi dan tidak resmi. Bahasa resmi ialah bahasa yang sudah memiliki latar belakang yang baik dan disetujui oleh pemerintah. Sedangkan, bahasa tidak resmi ialah bahasa yang tidak diketahui latar belakangnya dan diciptakan dengan unsur kesengajaan dan digunakan untuk kepentingan belaka.

2. Bahasa Inggris

Tidak ada penggunaan bahasa Inggris di abad pertengahan kecuali para criminal. Pada jaman dahulu bahasa Eropa hanyalah Prancis dan bahasa keduanya adalah latin atau italia. Tetapi setelah perang dunia II semua bangsa mengalami kehancuran kecuali Amerika. Para Ilmuwan Jerman yang terkenal hebat pun bermigrasi ke Amerika yang dinilai sebagai Land of opportunity. Sedikit demi sedikit Amerika menguasai dunia dan bahasa Amerika (bahasa Inggris) pun ikut menguasai dunia.

3. Bahasa Arab

Bahasa Arab adalah bahasa dengan penggunaan terbanyak di dunia karena faktor agama islam. Bahasa Arab merupakan satu-satunya bahasa didunia yang menggunakan sistem keseimbangan dalam susunan kata kerja.

4. Bahasa Prancis

Bahasa Prancis adalah bahasa Eropa. Semua bangsa-bangsa di Eropa memakai bahasa prancis. Bahkan Ratu Inggris pun juga memakai bahasa Prancis. Terbukti dengan banyaknya semboyan-semboyan di eropa yang menggunakan bahasa Prancis.

2.3 Bentuk-bentuk Bahasa Alay

Bahasa Alay atau biasa disebut dengan bahasa Lebay. Penggunaan bahasa Alay ini sering digunakan oleh anak-anak ABG seumuran SMP, maupun SMU bahkan sekarang banyak anak-anak SD yang sudah menggunakan bahasa Alay. Bahasa alay ini sangat tidak nyaman dibaca bagi orang-orang sehat dan normal seperti kita.

Menurut Kamus Besar Bahasa Alay ada beberapa kata yang sering digunakan, yaitu :

  • Gue : W, Wa, Q, Qu, G
  • Aku : Akyu, Akuwh, Akku, q.
  • Lo/kamu : U
  • Rumah : Humz, Hozz
  • Aja : Ja, Ajj
  • Yang : Iank/Iang, Eank/Eang
  • Tuh : Tuwh, Tuch
  • Deh : Dech, Deyh
  • Sempat : S4
  • Lucu : Luthu, Uchul, Luchuw
  • Khusus : Khuzuz
  • Kalian : Klianz
  • Belum : Lom, Lum
  • Cape : Cppe, Cpeg
  • Kan : Khan, Kant, Kanz
  • Manis : Maniezt, Manies
  • Cakep : Ckepp
  • Keren : Krenz, Krent
  • Dulu : Duluw
  • Chat : C8
  • Tempat : T4
  • Add : Et, Ett
  • Banget : Bangedh, Beud,
  • Telepon : Tilp
  • Ini : Iniyh, Nc
  • Boleh : Leh
  • Baru : Ru
  • Ya/Iya : Yupz, Ia, Iupz
  • Kok : KoQ, KuQ, Kog, Kug
  • Nih : Niyh, Niech, Nieyh
  • Ketawa : wkwkwk, xixixi, haghaghag,
  • Nggak : Gga, Gax, Gag, Gz
  • Hai : Ui
  • SMS : ZMZ, XMX, MZ
  • Mengeluh : Hufft
  • Kurang : Krang, Krank
  • Tau : Taw, Tawh, Tw
  • Maaf : Mu’uv, Muupz, Muuv
  • Sorry : Cowwyy, Sowry
  • Siapa : Sppa, Cppa, Cpa, Spa
  • Kakak : Kakagg
  • Lagi : Ghiy, Ghiey, Gi
  • Apa : Pa, PPa
  • Tapi : PPi
  • Buat : Wat, Wad
  • Cewek : Cwekz
  • Cowok : Cwokz
  • Bokep : Bokebb
  • Sih : Siech, Sieyh, Ciyh
  • Imut : Imoetz, Mutz
  • Loh : Loch, Lochkz, Lochx
  • Gitu : Gtw, Gitchu, Gituw
  • Karena/Soalnya : Coz, Cz
  • Masuk : Suk, Mzuk, Mzug, Mzugg
  • Punya : Pya, P’y
  • Pasti : Pzt
  • Anak : Nax, Anx, Naq
  • Cuekin : Cuxin
  • Curhat : Cvrht
  • Paling : Plink, P’ling
  • Love : Luph, Luff, Loupz, Louphh
  • Makan : Mumz, Mamz
  • Yuk : Yuq, Yuqz, Yukz
  • Terus : Rus, Tyuz, Tyz
  • Dong : Dumz, Dum
  • Reply : Repp
  • Halo : Alow
  • Sayang : Saiank, Saiang
  • Kalau : Kaluw, Klw, Low Setiap : Styp
  • Lupa : Lupz
  • Udah : Dagh
  • Kamu : Kamuh, Kamyu, Qmu, Kamuwh

2.4 Kendala Bahasa Alay

Penggunaan bahasa alay di dunia nyata maupun Maya dalam berkomunikasi menimbulkan beberapa masalah, diantaranya :

1) Bahasa alay dapat mempersulit penggunanya dalam berkomunikasi dengan orang lain dalam acara yang formal.

2) Bahasa Alay dapat mempersulit orang lain yang membaca tulisan tersebut.

3) Biasanya sebutan untuk orang yang suka menggunakan bahasa alay dikategorikan oleh beberapa orang yang merasa terganggu dengan sebutan Anak Norak.

Dalam penggunaan bahasa alay selain menimpulkan masalah juga menimbulkan dampak positif dan negative bagi dirinya sendiri dan bagi orang lain.

A. Dampak positif

Dengan menggunakan bahasa Alay para remaja akan lebih kreatif. Terlepas dari menggangu atau tidak nyamannya bahasa alay, tidak ada salahnya kita menikmati tiap perubahan atau inovasi bahasa yang muncul. Asalkan penggunaannya pada situasi, media, dan komunikasi yang tepat.

Ada juga yang mengatakan bahasa alay merupakan seni. Dengan mengkombinasikan antara huruf dan angka, yang membuat orang lain lebih mencermati bahwa kombinasi tersebut bisa di baca atau juga bisa menjadi sebuah symbol atau kode rahasia.

B. Dampak negative

Pengguna bahasa alay dapat mempersulit dirinya untuk menggunakan bahasa yang baik dan benar. Padahal di sekolah, tempat kerja, dan lain-lain, kita diharuskan menggunakan bahasa yang baik dan benar serta dimengerti oleh orang-orang.

Bahasa alay dapat menggangu siapapun yang membaca dan mendengar bahasa tersebut. Karena tidak semua orang dapat memahami maksud dari kata-kata Alay tersebut, apalagi dalam bentuk tulisan yang sangat memusingkan dan memerlukan waktu yang lama untuk memahaminya.

Seseorang yang membiasakan dirinya menggunakan bahasa Alay akan menyulitkan dirinya sendiri. Bisa dibuktikan dengan tingkat kelulusan SMA. Banyak siswa-siswi SMA yang tidak lulus. Penyebab tidak lulusnya siswa-siswi SMA tersebut bukan hanya faktor kurangnya belajar tetapi juga keengganan mereka untuk membiasakan diri untuk menggunakan bahasa Indonesia dengan benar. Mereka lebih senang menggunakan bahasa Alay yang lebih mudah dan singkat.

2.5 Maksud dan Tujuan Bahasa Alay

Seiring dengan majunya peradaban manusia di dunia ini, termasuk di Indonesia, komunikasi menjadi salah satu penandanya. Berbagai cara manusia untuk berkomunikasi pada saat ini semakin canggih, yang didukung pula dengan penggunaan peralatan berteknologi mutakhir.

Dalam berkomunikasi, manusia memerlukan bahasa sebagai unsur penting. Sebab, dalam berbahasa itulah manusia bisa menyampaikan apa yang ada dalam pikirannya, yang kemudian diutarakan, antara lain, dalam wujud tulisan.

Di Indonesia, terdapat bermacam ragam bahasa daerah yang dipakai oleh masyarakatnya dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu karena, memang, negara ini terdiri dari beraneka suku bangsa di seluruh wilayahnya.

Banyaknya jenis bahasa daerah itu sudah dikenal dan dipraktikkan oleh penduduk Indonesia sejak dulu kala, jauh sejak sebelum Indonesia merdeka sampai saat ini. Namun, sangat disayangkan, ternyata tidak semua generasi muda bangsa ini berminat untuk mempelajari, apalagi melestarikan, bahasa daerah dan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Bahkan, mereka cenderung menggunakan bahasanya sendiri, yang sepertinya lebih asyik digunakan dalam dunia pergaulan anak muda, khususnya remaja.

Salah satu bahasa yang sering digunakan itu adalah bahasa "alay". Pemakaian bahasa ini bisa dijumpai dalam bentuk tulisan, karena dalam bentuk tulisanlah kita dapat melihat perbedaan bahasa alay ini dari bahasa sehari-hari yang sudah digunakan orang pada umumnya.

Kemunculan bahasa ini dalam beberapa tahun terakhir sepertinya cukup fenomenal. Banyak sekali remaja mempraktikkannya dalam berbagai sarana komunikasi yang menggunakan tulisan, misalnya dalam mengirim layanan pesan singkat (SMS) di telepon seluler, chatting di dunia maya, update status ataupun komentar di akun Facebook, juga dalam messenger antarpengguna ponsel.

Banyak orang-orang atau anak-anak yang menggunakan bahasa Alay hanya untuk bergaya. Adapun orang yang berpendapat bahwa jika tidak menggunakan bahasa Alay mereka termasuk orang-orang yang tidal gaul atau biasa disebut Norak.

Boleh saja bahasa alay digunakan dalam pergaulan sesama remaja, tetapi kadang mereka juga menggunakannya dalam berkomunikasi dengan orang lain, baik itu kepada anak kecil maupun orang dewasa, umpamanya orangtua dan guru. Mungkin, para remaja itu lupa bahwa mereka perlu belajar untuk menempatkan diri, termasuk dalam berkomunikasi dan berbahasa, dengan siapa mereka berhadapan.

Bahkan, yang lebih parah lagi, ada juga yang menggunakannya dalam surat lamaran kerja. Entah itu dengan maksud serius atau hanya bercanda, yang jelas penggunaan bahasa tersebut tidak pada tempatnya.

Tentu saja, hal ini tidak bisa diperkenankan karena penggunaan bahasa tulisan yang baik adalah hal yang mutlak dalam konteks tulisan formal, termasuk surat lamaran kerja. Maka dari itu, siapa pun yang mau menggunakan bahasa alay seharusnya bisa memahami ruang lingkup penggunaannya.

Bab III

Penutup

3.1 Simpulan Penulis

Tata bahasa Indonesia pada saat ini sudah banyak mengalami perubahan. Masyarakat Indonesia khususnya para remaja, sudah banyak kesulitan dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Perubahan tersebut terjadi dikarenakan adanya penggunaan bahasa baru yang mereka anggap sebagai kreativitas. Jika mereka tidak menggunakannya, mereka takut dibilang ketinggalan zaman atau tidak gaul. Salah satu penyimpangan bahasa tersebut diantaranya adalah digunakannya bahasa Alay.

Bahasa Alay secara tidak langsung telah mengubah masyarakat untuk tidak mempergunakan bahasa yang baik dan benar.

Ada seseorang yang berkata “Tiap generasi selalu muncul bahasa sandi yang berlaku dalam suatu komunikasi kecil atau besar. Bahasa sandi suatu komunikasi bisa berumur pendek, tetapi juga bisa berumur panjang”.

3.2 Saran Penulis

Sebaiknya bahasa Alay dipergunakan pada situasi yang tidak formal seperti ketika kita sedang berbicara dengan teman atau pada komunitas yang mengerti sandi bahasa Alay tersebut. Kita boleh menggunakan bahasa Alay tersebut, akan tetapi jangan sampai menghilangkan budaya berbahasa Indonesia. Karena bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi kenegaraan dan lambang dari identitas nasional, yang kedudukannya tercantum dalam sumpah pemuda dan UUD 1945 pasal 36 bab XV.

Daftar Pustaka

Hanif. Mengenal Macam-macam Bahasa Manusia. http://hanif230982.wordpress.com/2008/09/25/mengenal-macam-macam-bahasa-manusia/. Diakses pada 25 September 2008

Support. Undang-undang dasar republik Indonesia 1945. http://indonesia.ahrchk.net/news/mainfile.php/Constitution/22. diakses pada 30 September 2005

Kamus Besar Bahasa Indonesia Online. http://kamusbahasaindonesia.org/bahasa/mirip

Kenarok,Frans si. Dampak Penggunaan Bahasa Alay.http://sikenarok.blogspot.com/2011/05/dampak-penggunaan-bahasa-alay.html. diakses pada May 2011

Hidayatullah,Syarif. APA BAHASA ITU? Sepuluh Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli. http://wismasastra.wordpress.com/2009/05/25/apa-bahasa-itu-sepuluh-pengertian-bahasa-menurut-para-ahli/. Diakses pada 25 Mei 2009

Meilana,Ayu.Bahasa Alay Mengancam Penggunaan Bahasa Indonesia. http://ayumeilana.blogspot.com. diakses pada 30 Oktober 2010

Adi,Kharisma. KBBA: Kamus Besar Bahasa Alay.http://www.rismaka.net/2010/03/kbba-kamus-besar-bahasa-alay.html. diakses pada 29 maret 2010

AAK. Bahasa Alay Merusak Bahasa Indonesia. http://aaknasional.wordpress.com. Diakses pada 28 Januari 2012

Hutapea,Erwin. Bahasa “Alay”, Masihkah pada Tempatnya?. www. edukasi.kompas.com. diakses pada 18 Mei 2011

© Copyright 2011 Unyu - UnyiL ♥ Template design by sarju
Diberdayakan oleh Blogger.